Watak seseorang dapat berubah dikarnakan sebuah pergaulan yang terus-menerus dengan pribadi yang sama.
Alkitab menuslikan bahwa
pergaulan yang baik atau buruk,s ama-sama dapat merubah waktak manusia,
dari yang baik menjadi yang buruk ataupun sebaliknya dari yang buruk
menjadi yang baik, tergantung dengan siapa dia berteman/bergaul.
I Korintus 15: 33
Janganlah kamu sesat, pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baikWatak yang baik ——————bisa berubah jadi buruk karena PERGAULAN YANG SALAH
Amsal 13: 20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.
Watak yang bebal——————bisa berubah menjadi watak yang bijak, karena PERGAULAN YANG BAIK
Watak yang bebal —-mendatangkan kemalangan, bukan mendatangkan berkat.
Amsal 27:17
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
APA PERBEDAAN ORANG BEBAL DAN ORANG ARIF?
Pengetahuan untuk membedakan orang bebal atau orang arif ini penting untuk kita dapat menjadi bijak dalam memilih sahabat/teman hidup/partner kerja/ teman curhat/ asisten/ dll, karna jika kita salah pilih, berbahaya untuk perubahan karakter kita kelak.
Bebal
- Iri hati
Ayub 5:2 - Tidak punya rasa takut akan Tuhan, karakternya payah
Maz 14:1 - Tidak bisa mengerti maunya Tuhan
Maz 92:5-7 - Pencemooh, tidak punya kerendahan hati
Amsal 3:34-35 - Kegemarannya berlaku cemar
Amsal 10:23 - Keputusan-keputusannya/ tindakan-tindakannya bodoh
Amsal 13:16 - Bibirnya tidak berpengetahuan, kata-katanya tidak membangun
Ams 14:7, 15:2 - Gagal melihat kelemahannya sendiri
Ams 14:8 - Tidak mau dinasehati/suka mengeluh/tidak puas
Ams 18:2 - Suka debat kusir, mempertahankan kebenaran diri sendiri
Ams 18:6 - Tidak bisa diajak bertukar pikiran
Ams 26:4 - Berpusat pada kebenaran diri sendiri
Ams 28:26 - Tidak punya self control atau pengendalian diri, marah yang tidak terkendali
Ams 29:11 - Tidak tahu mempergunakan waktu yang berharga dengan baik
Ef 5:15-17
Arif
Efesus 5:15-171. memperhatikan bagaimana kita hidup
2. mempergunakan waktu yang ada
3. mengerti kehendak Tuhan
4. penuh dengan Roh, bukan mabuk anggur hawa nafsu
5. berkata-kata dalam mazmur, puji-pujian dan nyanyian rohani
6. bernyanyi dan bersorak dengan segenap hati
7. mengucap syukur
8. rendah hati
9. takut akan Tuhan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar